Cerita Bokep

Cerita ABG Digilir Pacarku Dan Temannya

Suatu hari saat aku pulang sekolah aku di jemput oleh pacarku yang berlainan sekolahan. Dia ingin mengenalkan aku pada temantemannya. Tak lama kemudian kami sampai pada sebuiah rumah lumayan besar, disana sudah ada seorang lakilaki yang sedang duduk. Lalu pacarku mengenalkanku padanya. Nama Teguh. Teguh memiliki tubuh yang tinggi besar dan berkulit hitam. Wajahnya manis dan terlihat agak sombong.

Akupun duduk disamping pacarku, lalu dia berpisik padaku,

Yank, kontolku udah tegang nih

IIih kamu nakal sekali, ini kan rumah orang sayang jawabku berbisik.

Baca Juga: Pasrah Ditiduri Oleh Sopirku

Gakpapa, kita pinjam kamar sama temanku yuk, lagian ini jadi tempat basecamp temantemanku, mumpung mereka belum pada datang jawabnya merayuku. Akupun mengangguk dan menurutinya.

kamu duduk disini dulu ya, aku mau pinjam kamar dulu dama Teguh lanjut pacarku.

Pacarku kemudian menemui Teguh yang berada di kursi dalam, mereka berbisikbisik dan terlihat Teguh menganggukan kepalanya sambil melihat kearahku. Teguh tersenyum manis padaku. Pacarku lalu mengajakku masuk ke salah satu kamar yang ada di rumah itu. Kamarnya agak sempit dengan kasur lantai yang berukuran lebar 1 meter. Penerangannya cukup lampu bolam kecil dan ada alanan music yang menenangkan. Kamarnya beraroma wangi. Terlihat sangat romantis.

Ini kamar siapa sayang? tanyaku sambil duduk di kasur.

Kamar umum, siapa aja yang mau tidur boleh masuk jawabnya singkat.

Ohasyik ya kamarnya timpalku lagi.

Kenapa kog tanya gitu? tanyanya balik, sambil duduk di sebelahku dan mencium leherku.

Aku jadi terangsang dibuatnya, Yaah memang kelemahanku itu di leher dan di puting. Pacarku sudah paham akan hal itu.

Gakpapa, cuma nyaman ajah kalo untuk bercinta. kataku. Pacarku lalu mulai melepaskan kancing bajuku satu per satu sambil kutatap wajahnya.

Cerita Dewasa Digilir Pacarku Dan Temannya Umur pacarku baru 17 tahun wajahnya hampir mirip dengan Ariel Peterpan yang kala itu sedang naik daun. Wajahnya menunjukan kalau dia sedang horny dan itu membuatku jadi ikut horny. Tanpa diminta aku langsung mencium bibirnya, kami saling melumat dan tangan kami sambil membuka baju masingmasing. Pacarku bilang kalau aku ini pencium yang lihai, memang aku suka berciuman. Keganasan ciumanku membuat kontolku pacarku semakin mengeras.

Sayangku, ternyata memekmu sudah basah, kamu sudah bernafsu ya? tanyanya sambil mengeluelus memekku.

Iya sayang kamu kan tau kalau aku gampang terangsang jawabku.

Tanpa berlamalama kudorong tubuh pacarku hingga jatuh ke kasur, aku memang lebih aktif daripada pacarku.

Kujilati leher sampai kupingnya, dadanya, perutnya hingga ke kontolnya yang ukurannya gak besarbesar amat.

Hihihi kontolmu sudah keras banget kataku sambil menjilati kontolnya.

Aaargghhh enak sayangaaahhh desahnya. Kata pacarku seponganku rasanya istimewa. Kulihat wajahnya begitu sange menikmati kontolnya yang sedang kumainkan. Sesekali kujilati lubang pipisnya dia mendesah panjang. Dia memegang kepalaku agar melesak masuk ke dalam mulutku.

Tibatiba pacarku bangun dan pelan membanting tubuhku ke atas kasur. Dibuka kedua pahaku lebarlebar dan menindihku. Sleeeppp

Aaargghhh erangku. Mataku sedikit terpejam sat kontolnya masuk dalam memekku. Dia menggoyangkan pantat dan pinggulnya, memekku digenjot keras oleh kontolnya.

Ayoo sayang, lebih keras lagi..aaahhhh yesss. pintaku manja. Kuimbangi permainan pacarku, kugoyangkan pinggulku memutar searah jarum jam membuat kontolnya seras masuk menyilang dalam memekku. Rasanya benarbenar nikmat tapi meskipun begitu, gak tau kenapa rasanya aku agak susah untuk mencapai orgasme.

Tak lama kemudian tibatiba pacarku teriak

Aahhhh sayang aku keluaaarrr aahhh.. teriaknya sambil menyodokan kontolnya lebih dalam lagi. Sialan padahal aku baru mau mencapai orgasme, kataku dalam hati.

Dia terkulai lemas menindih badanku, Kusingkirkan tubuhnya dari atasku. Dan tibatiba Teguh masuk kamar sudah dalam keadaan telanjang, kaget aku dibuatnya. Dia tersenyum padaku dan langsung menindih tubuhku yang saat itu masih telanjang di atas kasur.

Apaapaan ini mas kataku sambil berusaha mendorongnya.

Cerita Sex Digilir Pacarku Dan Temannya Tenang sayang, sebentar aja kog balasnya sambil meremas toketku. Mendengar itu pacarku terus bangun, tapi dia hanya terduduk dengan wajah tanpa dosa cuma melihatku. Aku berusaha berontak dengan membalikkan badan ke arah kanan mendekati pacarku yang sedang duduk. Kutarik tangan pacarku sambil menangis memohon pertolongan. Tapi jawaban yang kudengar membuatku kecewa dan jengkel.

Gakpapa sayang, sebentar aja. Dengan teganya dia berkata itu sambil tersenyum. Teguh lalu menarikku dan menhujamkan kontolnya ke memekku dari belakang. Aku gak bisa bergerak karena eratnya pelukan Teguh.

Aduh mas, pelanpelan sakiit jeritku ketus. Meski memekku sudah licin oleh cairan sperma pacarku tadi, tapi rasanya sakit sekali.

Tahan sebentar, nanti lamalama gak sakit kog kata Teguh sambil terus menyodok. Kulihat wajah pacarku tersenyum padaku dan berkata,

Maaf ya sayang, kita kan pinjam rumahnya, jadi dia meminta imbalan tubuhmu sebagai imbalannya

Sialan kamu kataku mengumpat.

Aduuh mass, sudah mass.. kataku sambil nerusaha menyingkir dari pelukannya dan melepas kontolnya yang masih menancap di dalam memekku.

Tapi apa boleh buat tubuh Teguh lebih kuat. Dia malah lebih agresif mendengar aku meronta. Tapi anehnya aku malah mulai merasakan nikmat disaat aku merontaronta berusaha melepasakan diri dari Teguh. Memekku dipenuhi dengan kontol Teguh, rasanya ingin meledak nikmat.

Aaargggg, mas hentikan mas.jangan maass rintihku dan mencoba berontak lagi.

Aaahhhhh. teriakku keras sekali. Aku serasa terbang, baru kali ini aku menikmati ngentot seenak ini.

Berkalikali aku ngentot dengan pacarku tapi aku belum pernah merasakan orgasme yang sehebat dan seenak ini.

Oohhh yesss, aku keluaaarrraahhhh. Teriak Teguh tibatiba sambil menhentakkan kontolnya lebih dalam ke memekku Croootcrootcrooottt. Entah berapa banyak spermanya yang masuk ke dalam lubang memekku.

Gila, aku benarbenar merasakan ngentot yang sesungguhnya. Perlahan Teguh mencabut kontolnya dari memekku dan dia pun langsung pergi keluar dari kamar.

Aku bangkit dan terduduk, masih membayangkan kenikmatan yang baru saja aku raih. Aku hampir lupa kalau ada pacarku yang menungguku. Kemudian aku berbenah dan meminta pacarku untuk mengantarku pulang. Dalam perjalanan pulang aku asih membayangkan kenikmatan yang kuraiah sambil dalam hatiku berkata,

Hanya Teguh cowok yang bisa puasin aku, mending aku berpacaran denganya TEguh aja dan memutuskan pacarku.

Related Post